Kontes Review gugling.com

May 5th, 2009

cin(T)a : antara bahagia dan derita

Cinta seharusnya membuat manusia yang merasakannya bahagia. Bukankah cinta memang seharusnya demikian ? Banyak yang mengatakan bahwa cinta adalah anugerah. Namun tidak sedikit yang menganggap cinta adalah sebuah petaka yang hanya membawa penderitaan, sebut saja ketika dua sejoli dilanda cinta namun mereka tak dapat bersatu hanya karena mereka menyebut TUHAN dengan cara yang berbeda.

Situasi di atas sudah tidak asing lagi di negara kita yang penduduknya begitu kompleks dengan berbagai agama. Kita tidak dapat menampik dan menutup mata bahwa bisa saja saudara, kawan, sahabat atau bahkan diri kita sendiri telah menjadi “korban” akibat situasi tersebut. Ada yang bisa melewatinya dengan salah seorang “mengalah” namun tidak sedikit juga yang memilih “terluka” dari pada harus mengorbankan apa yang disebut dengan “iman”.

Saya pribadi tidak munafik jika menjadi salah seorang yang memilih jalan terakhir di atas. Sakit memang, namun saya sendiri tidak ingin berganti kepercayaan hanya karena apa yang disebut cinta, sebaliknya saya juga tak mau seseorang mengikuti apa yang saya imani hanya karena dia mencintai saya. Tapi ini adalah pilihan saya, dan saya sama sekali tidak memandang sebelah mata pada siapapun yang melakukan hal sebaliknya, karena bagaimana pun saya sendiri pernah merasakan “sakit karena cinta”.

Kisah di atas mungkin sangat jarang kita temui dalam sebuah film layar lebar, karena temanya sangatlah sensitif bagi masyarakat kita yang mungkin masih belum bisa menerima “sebuah perbedaan pendapat”. Makanya, saya cukup senang ketika menemukan sebuah film garapan anak Indonesia yang mengangkat tema di atas.

Yup, Cin(T)a demikian judul film yang saya maksud. Film yang menangkat kisah cinta dua remaja yang berbeda agama. Dari poster dan triler film yang dipublikasikan di facebook, saya merasa bahwa film ini sangat menarik dan memiliki nilai lebih dibandingkan dengan film-film Indonesia yang beredar di bioskop yang temanya tidak jauh-jauh dari horor dan seks.

Namun, jangan keburu senang dulu… soalnya film yang merupakan film independen ini sampai sekarang belum bisa ditayangkan di bioskop dalam negeri, meski hingga saat ini para pembuat film ini sedang mengusahakannya untuk tayang di Blitz Megaplex. Jadi sementara, kita nikmati saja poster film dan trilernya yang memang bikin “penasaran”.

  • Share/Save/Bookmark

36 Responses to “cin(T)a : antara bahagia dan derita”

  1. Pertamaxxx kah? Ah pertamax atau premium gak penting. Yg penting baca dulu posting Abang Gendut jelek dan bau tentang cin(T)a.. :lol:

    Yg bener cin(T)a bang.., bukan cin[T]a, wkwkwk.. :lol:

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    dah dirubah heheh…

    [Reply]

    Sarimin Reply:

    PERTAMAX mahal…:)

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    wkwkwkw…

    [Reply]

  2. pertanyaannya..knp harus ditulis cin(T)a bang? hehe
    Trus lanjutan kisahnya bang Zal gmn? haha..maap di luar konteks yah

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    Kayaknya sih dari formula ini:
    CINA (nama karakter cowo) + (TUHAN) + ANISSA (nama karakter cewek) = CIN + (T) + A = CIN(T)A
    Hehehe jadi ribet wkwkkw

    [Reply]

  3. hmm.. been there done that wkwkwk..

    Eniwei… jadi penasaran juga sama kisahnya bang Zal.. rasanya bakal lebih seru ketimbang film Cin(T)A ini :p

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    wah kalo di sinetronin kayaknya bhisa sampai season 10 kang hihihi

    [Reply]

  4. cinta itu memang anugerah tapi bukan anu gerah wekekek… :lol:

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    kalo anu gerah ya dimandiin gie.. wkwkwkkw

    [Reply]

  5. Koq yang nongol Miyabi sich? Apa salah link ke youtube-nya Bang?

    wkwkwkwkkkk… becanda, gak usah dicek ulang :)

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    tadinya sih mo pasang Miyabi uncensored cuma ga tau link nya wkwkwk

    [Reply]

  6. diagama manapun, cinta pada Tuhan adalah nomor satu. apalagi cinta pada sesama manusia yang hanya merupakan cintaanNYA. karena itu bang zal udah sangat benar mengambil langkah terakhir. karena Tuhan adalah segalanya. Kita harus yakin apa yang dilarang Tuhan bagi kita itu adalah yang terbaik, walau sakit. itulah Iman :)

    bila kita lebih mencintaiNYA, niscaya DIA akan memberikan yang terbaik buat kita. percayalah :)

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    Amien mas…
    Tumben bijaknya keluar hihihi

    [Reply]

  7. fiuh kandang baru tentang cinta juga ya bang….sorry bang kemarin gak bisa nemuin…habis dirawat

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    hihihi kalo yg ini memang khusus buat coretan2 curhat ga penting pak… kalo yg buat bisnis lg disiapin :p

    [Reply]

    Narmadi Reply:

    Sip lah…tak tungguin yg bisnisnya deh…cari ilmu gratisannya..kekekeke

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    khusus pak Narmadi bayar dech hihihi.. ga deng canda…

    [Reply]

  8. kang tipis jadi ustadz sekarang nih
    Amiinn…..

    tapi kalau pada era orba dulu cinta pada tuhan itu no 6 lho
    (note: no 1 s.d 5 itu Pancasila)
    kaburr…..

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    wkwkwkw kalo no 7 pasti cinta ama zalukhu wkwkw narsis

    [Reply]

  9. bingung saya,,,,

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    Napa bingung say?

    [Reply]

  10. Ih pasti keren banget nih!!!
    Secara aku sering jadi korban cerita kek gini.. wkwkwkkw
    Wah thanks bgt nih ama yg bikin film..

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    Hah Korban??? ga kebalik ? hihi canda bos…

    [Reply]

  11. hwhwhwhw… ini sama juga yang suruh nonton ma leo… :D

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    hayo ada apa antara Zoa dan Leo :p

    [Reply]

  12. Wah baru satu posting ya bang…. Templatenya aja belum desain ulang… :D

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    iya nih… semoga semua senang berada di sini hehe

    [Reply]

  13. iya bikin penasaran, tapi mana posternya ya. di kompi saya gak muncul

    [Reply]

    Nias Zalukhu Reply:

    lambat koneksinya mungkin mas…

    [Reply]

  14. wah pindah kesini sekarang bang zal, bahas langsung bahas masalah cinta hehhe

    [Reply]

  15. kenapa harus..ada cinta..kalau..akhirnya..adalah kesedihan ya…
    karna manusia co/ce dalam waktu 1 menit 37 detik aj bisa fallin in love each other …pada pandangan pertama..kedua…ke empat belas..maupun ke empat ratus tujuh puluh sembilan…
    nahh klo udah ada perpisahan..gak semudahh membalikan tangan..menggoreng kacang tanah..untuk melupakan manusia..karna qta bukanlah flashdisk yg bisa delete file yg ada di otak…seumur hidup..gak bakalan lupa dehh kecuali ada hal2 khusus yang membuat hilang kesadaran,misalnya..waktu goreng kacang di tepi jurang kita terpeleset..jatuh kebawah..maseehhh..hidup si…tapi amnesia komplikasi sama panu dikit di jidad…hehehhee…

    [Reply]

  16. Kereeeen…
    Aku jd pengen nonton. Semoga tayang di Indonesia jg.

    Baru donlod OST-nya jg – Homogenic “Kekal”. Salut.

    [Reply]

  17. Hmm..kalo disuruh milih juga pasti cinta ama Tuhan dung..daripada ama pacar.

    [Reply]

  18. sekiranya itu terjadi dikarenakan perbedaan “iman” masihlah bisa kita kuatkan hati ini
    tapi berpisah kemudian bersatu tapi bersatu hanya untuk dikhianati akhirnya itu malah yang membuat lebih sakit
    Dan langkah sudah diambil.. dan harus terus melangkah

    semoga ini tidak terjadi kepada abang

    [Reply]

  19. semoga diputer di indonesia!

    [Reply]

Write A Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>